UA-47836657-1
^
kembali ke atas

Untuk pemesanan Java Herbal Pill dan produk kami lainnya silahkan hubungi Customer Service kami:

Agung

+62 838 2099 6929 (Telepon, SMS dan Whatsapp)

 

Menu
Artikel
Recent Artikel

Obat HIV

Obat HIV dari Indonesia, terbukti menurunkan jumla...selengkapnya

Jual Obat HIV/ AIDS Jakarta

Menjual Obat HIV/ AIDS Java Herbal Pil untuk daera...selengkapnya

Pengobatan Herbal

Pengobatan Herbal Asli Indonesia...selengkapnya

Obat HIV AIDS Ditemukan

Akhir dari epidemi HIV, Obat HIV AIDS telah ditemu...selengkapnya

  • Banner 1
  • Banner 2

SELAMAT DATANG DI WWW.JAMU.BIZ

OBAT HIV HERBAL UNTUK HIV & AIDS

Riset Terbaru Tentang HIV

 

RISET TERBARU TENTANG VIRUS HIV

Alasan Tubuh Manusia Tidak Bisa Melawan Virus HIV 

.. . . . . . . . . . 
HIV/AIDS adalah salah satu penyakit mematikan yang menjadi mimpi buruk umat manusia. Sebab sampai sekarang, dunia medis mengklaim belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit itu. Sebuah studi terbaru pun mengungkapkan satu alasan kenapa tubuh manusia tidak bisa melawan virus HIV. Apa itu?

Protein pada virus HIV adalah pelakunya. Ketika HIV masuk ke dalam tubuh, virus tersebut menghasilkan protein bernama vpu yang langsung menyerang dan menghancurkan protein pertahanan pada sistem imun manusia. Secara normal, protein sistem imun harus bekerja mencegah virus melakukan replikasi dan menyebar dalam tubuh. Tetapi vpu tersebut mematikan tugas protein sistem imun, sehingga HIV dengan bebas menyerang manusia.

Penemuan itu didukung dari hasil percobaan di laboratorium. Para peneliti menggunakan virus tanpa vpu untuk ditemukan dengan sel sistem imun manusia. Ternyata, sel imun mampu melawan virus seperti keadaan normal pada umumnya.

"Kami berharap adanya penemuan ini bisa digunakan sebagai panduan obat HIV yang baru," tutur Michael Gale dari University of Washington di Seattle, seperti yang dikutip dari My Health News Daily (14/07).

Meskipun penelitian ini hanya menjelaskan trik sel virus saat menyerang di awal stadium masa infeksi, namun peneliti diharapkan bisa terbantu dengan proses virus yang terus menyerang tubuh sehingga memperparah kondisi seseorang.

Berdasarkan studi sebelumnya, pengidap HIV stadium rendah memang mengalami respon yang buruk pada sistem imun mereka. Sehingga adanya penelitian mengenai protein pada virus ini diharapkan bisa bermanfaat untuk penemuan obat HIV yang baru, yang mana selama ini virus juga kerap tahan terhadap berbagai jenis pengobatan yang sudah ada.

Meskipun suatu hari peneliti sudah berhasil menemukan obat yang bukan berkelas herbal dan yang tepat bagi penderita HIV/AIDS, bukankah lebih baik jika kita bisa mencegah penyakit tersebut? Sebab apapun yang terjadi, mencegah jelas lebih baik dari mengobati!

[Tulisan disadur dari Merdeka.com, oleh Rizqi Adnamazida Senin, 16 Juli 2012 21:05:42 ]



TIPS DARI JAVANESSIA : 

Hindari jenis obat-obatan yang fungsinya jelas-jelas ditujukan untuk menurunkan atau menghancurkan protein tubuh kita sendiri. Obat atau supplemen yang dapat membantu membentuk protein dapat terus digunakan/ dikonsumsi untuk membantu menjaga jumlah protein tubuh, yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan sel darah putih atau limfosit yang bertugas sebagai sel ketahanan pada sistem imun.

Material genetik vpu pada Virus HIV dan material genetik pada sel limfosit adalah sama. Karena itu virus HIV dapat masuk dengan leluasa pada sel limfosit yang seharusnya berfungsi untuk bertanggung jawab sebagai sel ketahanan. 

Dalam keadaan normal, apabila keduanya saling membutuhkan protein pembangun, manakah kondisi yang paling menguntungkan untuk menjaga kualitas hidup dan memperpanjang hidup seseorang?

Mengkonsumsi obat penghancur protein (menghancurkan protein yg dibutuhkan tubuh, juga protein virus)
Mengkonsumsi obat dan makanan sebagai suplai protein
Risiko:
penurunan berat badan, berkurangnya jaringan otot, kelambatan berpikir karena otak manusia 90% terdiri dari protein, lama kelamaan pasien tidak dapat konsentrasi bekerja.
Risiko :
memperpanjang usia sel ketahanan tubuh. jaringan otot lebih lambat mengalami penurunan, pasien masih dapat bekerja dengan baik karena daya ingat masih baik (sel otak tidak kekurangan protein).

Mengkonsumsi cukup protein nabati yang dicombine dengan herbal JHP diharapkan dapat membantu mempercepat kerja amunisi dalam JHP yang dirancang untuk berhadapan dengan virus HIV. Menambahkan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehari-hari juga disarankan. karena akan berefek langsung pada sel ketahanan. 

Jika jenis makanan yang dikonsumsi semuanya mengarah pada protein, daya tahan, dan amunisi herbal penghancur virus (JHP). Hasil penggunaan JHP akan lebih maksimal.

Jangan lupa, infeksi oportunistik yang timbul juga harus dihadapi, berilah tubuh anda untuk memperoleh bantuan lebih daripada biasanya. Jika flu, makanlah obat flu seperlunya. Jika terkena TBC, ikutilah terapi minum obat TBC hingga hasil lab menyatakan baik. Jika diare, segeralah kunjungi dokter untuk mengakhiri masa diare. 

Intinya, walaupun anda sudah menggunakan suatu jenis obat untuk terapi HIV, tetaplah minum obat sesuai dengan yang dibutuhkan kondisi tubuh anda. Hal ini penting, artinya anda tidak turut mencobai sel daya tahan tubuh anda sendiri. Berpihaklah padanya. Karena terinfeksi hiv sama seperti memiliki pertandingan bola yang tidak fair, dimana kedua tim kesebelasan menggunakan kaos kesebelasan yang sama (materi genetik pembentuk hiv dan materi genetik sel imun adalah sama).

  • agungnugroho1610@gmail.com

  • +62 838 2099 6929

Data Bank

  • 83 200 63 109
    a/n: AGUNG NUGROHO

  • 900 00 22 36 36 01
    a/n: AGUNG NUGROHO
  • free shipping
  • Banner 1
  • Banner 2